INTERNET OF THINGS
INTERNET
OF THINGS
Teknologi IoT berkembang pesat
dengan cepat. Teknologi IoT hampir seluruhnya diterapkan pada seluruh bidang
kehidupan manusia termasuk bidang pendidikan. Dalam dunia pendidikan, IoT
merupakan sebuah sistem yang memungkinkan untuk meningkatkan kemudahan dalam
proses belajar mengajar. Contoh penerapan teknologi IoT adalah penerapan pada
smart classrooms. Konsep dari smart classrooms adalah mengintegrasikan beberapa
peralatan sensor, actuator, mikrokontroler yang dipadukan dengan portal
learning management system (LMS). Dalam smart classrooms seluruh ruangan
dikontrol menggunakan teknologi yang berjalan secara otomatis.
Metode yang digunakan adalah
studi literatur, kemudian merancang konsep Pembelajaran berbasis web dikolaborasikan
dengan perangkat IoT. Hasilnya, kolaborasi IoT dapat dilakukan dengan
mengintegrasikan komponen IoT ke dalam komponen pembelajaran berbasis web dalam
hal ini menggunakan moodle. Moodle sangat memungkinkan sekali digunakan sebagai
media pembelajaran berbasis web dengan berbagai macam fasilitas, termasuk dapat
dikolaborasikan dengan IoT. Rancangan ini akan diwujudkan dengan membuat system
pembelajaran berbasis web yang dikolaborasikan dengan perangkat IoT, mulai dari
presensi mahasiswa yang menggunakan smartcard (RFID), ruang pembelajaran yang
mengadopsi smart classroom, dan juga pembelajaran virtual yang ada dalam satu
paket kolaborasi IoT dengan e-learning.
Konsep Internet of Things pada pembelajaran berbasis web didapatkan desain
arsitektur kolaborasi IoT dengan e-learning adalah sebagai berikut:
Gambar 1.
Konsep desain arsitektur e-learning berbasis IoT
Mahasiswa atau pengguna dapat menggunakan peralatan laptop, smartphone, dan juga handphone sebagai media mengakses pembelajaran. Pengguna yang menggunakan handphone sebagai media akses akan dapat menerima pemberitahuan dari system melalui sms. Pengguna yang menggunakan laptop dan smartphone juga dapat mengakses portal pembelajaran melalui LMS yang menggunakan moodle. Adapun isi dari LMS merupakan virtual learning yang memungkinkan pengguna untuk dapat belajar mandiri.
Selain itu, pengguna juga dapat
mengumpulkan tugas melalui portal e-learning. Pengguna melakukan registrasi account yang mencantumkan no HP dari
pengguna, kemudian jika ada tugas yang harus dikerjakan atau pemberitahuan
ujian, nilai, pengguna akan mendapatkan notifikasi dari system yang berupa SMS
bagi pengguna HP. Bagi pengguna smartphone,
maka pengguna dapat mengunduh aplikasi kyang sudah terintegrasi dengan system.
Pengguna juga akan mendapatkan peringatan melalui aplikasi yang ada di dalam
smartphone.
Gambar 2. Skema komunikasi dosen dengan mahasiswa
melalui pembelajaran berbasis IoT
Isi LMS juga disesuaikan sesuai dengan
pembelajaran. Isi LMS dapat disisipkan pembelajaran virtual yang memungkinkan
mahasiswa dapat belajar mandiri. Salah satu desain pembelajaran virtual sebagai
salah satu penerapan pembelajaran berbasis online adalah sebagai berikut. Pada
mata pelajaran arsitektur komputer dikenalkan tentang komponen dasar CPU.
Portal LMS kemudian diisi dengan pembelajaran virtual tentang komponen
komputer. Pengguna dapat mencoba merakit komputer dengan mencoba simulasi dari
pembelajaran virtual yang ada pada portal LMS. Selain itu pengguna juga
mendapatkan feedback berupa peringatan jika dalam merakit computer komponen terbalik maupun ada yang
kurang. Melalui pembelajaran virtual yang ada mahasiswa dapat memperoleh
pengalaman belajar mandiri, sehingga dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa
dalam pembelajaran.
Gambar 3.
Desain konsep pembelajaran virtual
Dari desain rancangan gambar 5
diatas dapat dikolaborasikan dengan smartclass
sebagai salah satu penerapan IoT dalam dunia pendidikan. Dalam konsep pembelajaran berbasis IoT
pembelajaran dapat terintegrasi dengan komponen elektronik penunjang
pembelajaran. Smartclass dapat
mengkoneksikan keaktifan mahasiswa yang mengikuti kuliah dengan presensi secara
elektronik menggunakan kartu mahasiswa yang sudah memakai kartu RFID. Kartu
RFID terhubung dengan database secara online, sehingga dosen dapat melihat
kehadiran mahasiswa melalui web online yang sudah didesain. Selain itu
pembelajaran virtual juga dapat menjadikan pengalaman belajar yang efektif.



Mantap buk, terima kasih info nya
BalasHapusMohon pencerahannya untuk daerah yang sering bermasalah dengan jaringan
BalasHapusMnurut pendapat saya, untuk di daerah yg bermasalah dengan jaringan pengaplikasian IoT akan tidak efektif bila di terapkan dalam pembelajaran.
Hapusdengan penggunaan IOT tidak kah membuat pembelajaran akan monoton? terutama dalam pembelajaran matematika. bagaimana pendapat ada?
BalasHapusTergantung bagaimana dan pada materi apa penggunaan IoT nya
HapusInfo yang bermanfaat, smg ke depan internet cepat menjangkau daerah terpencil sehingga kemajuan pendidikan lebih merata
BalasHapusKita berharap kedepannya IoT dapat di manfaatkan oleh semua orang, terlebih lagi di daerah daerah terpencil
HapusUntuk penggunaan iot apakah sudah merata diseluruh indonesia?
BalasHapusUntuk pengaplikasian nya belum merata di seluruh Indonesia. Apalagi di daerah daerah terpencil yang kesulitan mendapatkan jaringan internet
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus
BalasHapusBagaimanakah menurut anda pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan IoT? Apakah IoT dapat memenuhi peran guru dalam mencapai tujuan pembelajaran?
menurut kakak bisakah sistem IoT ini kita terapkan menyeluruh di bidang pendidikan, khususnya di Provinsi Jambi ini
BalasHapusMenurut pendapat saya bisa. Karena IoT ini akan memudahkan kita dalam proses pembelajaran. Tetapi tidak semua bisa mengaplikasikan IoT. Banyak faktor penghambatnya. Salah satu nya minim nya akses internet, berada di daerah daerah yang terpencil dll.
HapusYang ingin saya tanyakan seberapa efektif kah pembelajaran dengan menggunakan lot dalam dunia pendidikan di Indonesia yg masih awam dengan lot dalam dunia pendidikan?
BalasHapusMenurut pendapat saya belum begitu efektif, tidak semua kalangan paham akan penggunaan IoT. Terlebih lagi orang orang awam yang berada di pelosok negeri
HapusDi masa pandemi covid sekarang ini, kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan di rumah secara virtual/Daring/online, apakah dengan pembelajaran virtual/Daring/online peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar mandiri, sehingga dapat meningkatkan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran".?
BalasHapusTerimakasih atas pertanyaan nya. Menurut pendapat saya pembelajaran via daring akan membuat pembelajaran kurang efektif, dimana siswa akan kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Terlebih lagi daerah yang terkendala dengan jaringan internet.
Hapuskalau di daerah terpecil, agak susah jangkauan internetnya..
BalasHapusIya benar sekali. Itu salah satu kendala nya
HapusApakah smartclass sudah bisa atau pernah ibu terapkan di kelas ibu mengjar??
BalasHapus